Rafael Nadal Siap Jadi Presiden Real Madrid, Gantikan Florentino Perez?

Namun, Nadal enggan berbicara kapan dirinya akan mewujudkan mimpi tersebut. Dan apakah mimpi Nadal itu akan terwujud dengan dirinya menggantikan posisi Florentino Perez, presiden Los Blancos saat ini?
Sejak Real Madrid dikuasai kembali oleh Florentino Perez, tim ini hanya menjuarai Liga Spanyol sekali, pada tahun 2012. Hal inilah yang kerap dianggap sebagai pencapaian minus. Pasalnya, di era ini, Madrid memiliki Cristiano Ronaldo, bomber tersubur mereka sepanjang sejarah.
Meskipun demikian, di Eropa prestasi Los Blancos lebih baik, dengan mencatatkan dua gelar Liga Champions. Hal ini terjadi pada 2014 dan 2016. Di partai final, Madrid selalu mampu menumbangkan rival sekota mereka, Atletico. Faktanya, dengan tambahan gelar ini, Los Blancos mencatatkan 11 gelar Liga Champions sepanjang masa, yang tidak bisa direbut tim manapun di Eropa.

Menggantikan posisi Florentino Perez di kemudian hari, tampaknya akan jadi pekerjaan berat. Jangan lupakan dalam dua periode menjadi presiden Real Madrid, Perez total memberikan empat gelar Liga Champions. Cuma, Rafael Nadal punya bayangan suatu saat nanti duduk di posisi yang kini ditempati Perez.
Nadal, yang baru saja kecewa setelah kekalahan dari Roger Federer di final Australia Open 2017, menuturkan, Tentu saja saya ingin menjadi presiden Real Madrid. Anda tidak akan pernah tahu yang bakal terjadi di masa depan.
Di sisi lain, Nadal lebih suka merendah. Pasalnya, ia mengagumi pencapaian Perez dengan menitikberatkan, Bagaimanapun, kita (Madridistas) memiliki presiden yang hebat saat ini (Florentino Perez). Dan saya tidak berpikir saat ini Real Madrid membutuhkan saya.

drenchedrock.net agen bola terpercaya yang melayani pembukaan akun untuk taruhan bola sbobet, ibcbet, casino 338a, isin4d dan bola ketangkasan Sumber: Sidomi