Bale Tak Pernah Tertarik Bela Inggris

, London – Gelandang sayap Tottenham Hotspur, Gareth Bale, adalah warga negara Wales, tapi neneknya orang Inggris asli. Dengan demikian, ia berhak dan memenuhi syarat untuk memperkuat timnas Inggris. Meski begitu, Bale mengaku tak pernah tertarik untuk memakai kostum The Three Lions . “Mereka tak akan pernah mengizinkan saya pulang ke negara itu jika saya bermain untuk Inggris,” ujar pemain berusia 23 tahun ini. “Nenek saya dari pihak ibu adalah orang Inggris, tapi saya warga Wales, sesederhana itu. Bermain untuk Inggris tak pernah terlintas dalam pikiran saya. Saya tak pernah punya minat untuk melakukan itu, tak pernah tertarik.” Bale, yang baru saja memenangi gelar Pemain Terbaik PFA (versi pemain) dan FWA (versi wartawan) plus Pemain Muda Terbaik PFA, mencetak satu lagi gol indah saat melawan Southampton untuk menambah koleksinya musim ini menjadi 20 gol sekaligus menjaga peluang Tottenham merebut tiket ke Liga Champions. “Ibu saya dan ayah saya warga Wales, saudari saya warga Wales, saya tumbuh di Cardiff dan paman saya bermain di klub itu. Idola saya adalah Ryan Giggs dan John Hartson, dua pemain besar dalam sepakbola Wales,” kata Bale. “Saya bahkan memakai bendera Wales di sepatu saya. Saya tak mungkin bisa lebih Wales lagi daripada ini. “Orang bilang saya mungkin bisa tampil di turnamen besar bersama Inggris, tapi saya tak peduli, saya ingin melakukan itu untuk Wales. “Kami semakin baik dari waktu ke waktu dan kami memiliki sejumlah pemain muda yang bagus yang bermunculan. “Dan sepakbola Wales berkembang dengan sangat baik dengan Cardiff bergabung dengan Swansea City di Liga Primer Inggris yang merupakan langkah besar ke arah yang benar.” Bale seangkatan dengan kapten timnas rugby Inggris, Sam Warburton, di sekolah Whitchurch High di Cardiff. Sementara juara balap sepeda Olimpiade Inggris, Geraint Thomas, adalah kakak kelas dua tahun di atas mereka. “Saya bermain sepakbola di sekolah bersama Sam tapi saya tak bermain rugby,” ungkap Bale. “Saya terus berhubungan dengan Sam dan terkadang mengunjunginya di Wales jika tim nasional kami berada di tempat yang sama. “Sangat menakjubkan sekolah itu bisa menghasilkan Geraint dan kemudian kami berdua pada tahun yang sama.” | A. RIJAL

Sumber: Tempo.co