Timnas Mulai Latihan Menjelang ke Filipina

, Jakarta – Tim sepak bola nasional senior mulai menjalani latihan di Lapangan C Senayan Jakarta menjelang laga uji coba melawan tim nasional Filipina di Manila, Filipina, 5 Juni mendatang. Dari 20 pemain yang dipanggil, baru 10 orang yang datang ke lapangan. Pelatih timnas senior, Nil Maizar, mengatakan mereka dicomot dari tim yang berlaga di turnamen Al-Nakhbah di Palestina dan tim yang turun menghadapi Inter Milan beberapa waktu lalu. “Kombinasi dari dua tim,” kata Nil di sela-sela latihan, Jumat, 1 Juni 2012. Pengamatan Tempo, pemain yang hadir di lapangan adalah Irfan Bachdim, Samsul Arif, Novan Setia, Nopendi, Hendra Bayau, Hamdi Ramdan, Luki Wahyu, Valentino, dan Titus Bonai. Namun, Titus Bonai tidak mengikuti sesi latihan karena datang terlambat. “Okto (Octavianus Maniani) menyusul karena ada persoalan keluarga, Patrich Wanggai baru datang nanti malam,” ujar Nil. Saat menghadapi timnas Filipina, Nil akan menerapkan pola 4-4-2 seperti yang diperagakan timnas saat turun di Al-Nakhbah. Saat itu Nil menerapkan pola bertahan dengan sesekali melakukan serangan balik cepat. Laga uji coba melawan Filipina akan menjadi ajang bagi timnas untuk mencari pengalaman sekaligus mendongkrak Indonesia dalam peringkat FIFA. Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-151, sedangkan Filipina menempati ranking ke-148. “Filipina sekarang kuat karena banyak pemain. Mereka hasil naturalisasi dari Jerman dan Inggris,” kata Nil. Nil mengatakan timnya akan terbang ke Manila, Filipina, Ahad, 3 Juni. Artinya tim hanya memiliki waktu dua hari untuk berlatih. Pada sesi latihan hari ini diperkirakan optimal karena para pemain baru akan datang. Ke-20 pemain timnas yang akan terbang ke Manila adalah kiper Markus Horizon, Hendra Prasetya, bek Hengky, Abdul Rahman, Hamdi Ramdan, Wahyu Wijiastanto, Diego Michels, Novan Setya, Nopendi. Tengah dipasang Hendra Bayau, Taufik, Fendri Mofu, Luki Wahyu, Octavianus Maniani, Jajang Paliama, Valentino. Penyerang depan Titus Bonai, Patrich Wanggai, Irfan Bachdim, dan Syamsul Arif. DWI RIYANTO AGUSTIAR

Sumber: Tempo.co